IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN KONSUMEN PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGANKOTA MAKASSAR

Try, Mallombasi (2013) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN KONSUMEN PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGANKOTA MAKASSAR. Masters thesis, Politeknik STIA LAN Makassar.

[thumbnail of TRY MALLOMBASI.pdf] Text
TRY MALLOMBASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi kebijakan
perlindungan konsumen pada Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanganan
Modal Kota Makassar, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi
implementasi kebijakan perlindungan konsumen pada Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan Penanganan Modal Kota Makassar.
Penelitian ini berlokasi di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan
Penanganan Modal Kota Makassar dengan unit analisis yaitu kebijakan. Tipe
penelitian adalah deskriptif dengan dasar penelitian studi kasus. Jenis dan sumber
data dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui teknik
wawancara dan pengamatan langsung di lapangan, sedangkan data sekunder
bersumber dari analisis dokumen yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.
Hasil penelitian menunujukkan bahwa masalah perlindungan konsumen
obat dan makanan perlu tindakan nyata, payung hukum undang-undang No.8
tahun 1999 perlu dispesifikkan khusus mengenai obat dan makanan. Penanganan
masalah perlindungan konsumen perlu tindakan tegas. Indikator pelanggaran yang
telah jelas ada harus diberi tindakan hukum. Hal ini berguna sebagai shock
therapy bagi produsen-produsen lainnya agar lebih memperbaiki kualitas
produknya. Hal ini nantinya akan berdampak kepada iklim ekonomi yang
kondusif dan fair. Jadi sudah sepatutnya pemerintah lebih berperan dalam hal
penindakan.
Hasil penelitian ini menyarankan untuk mengoptimalkan implementasi
kebijakan perlindungan konsumen, maka yang perlu dilakukan adalah, sebisa
mungkin media yang digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan konsumen
cerdas melalui media elektronik maupun media cetak, selanjutnya penanganan
masalah perlindungan konsumen perlu tindakan tegas. Indikator pelanggaran yang
telah jelas ada harus diberi tindakan hukum, sanksi yang diberikan bisa dalam
bentuk pencabutan izin usaha atau mencabut izin produksi selama beberapa waktu
yang ditentukan. Hal ini berguna sebagai shock therapy bagi produsen-produsen
lainnya agar lebih memperbaiki kualitas produknya. Selan itu juga diharapkan
agar masyarak dapat meningkatkan kesadaran untuk melindungi diri dari produk
berbahaya dengan menjadi konsumen yang cerdas

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Tesis > 2013
Tesis
Depositing User: Teknologi Informasi
Date Deposited: 05 Sep 2024 00:57
Last Modified: 05 Sep 2024 00:57
URI: https://eprints.stialanmakassar.ac.id/id/eprint/2091

Actions (login required)

View Item
View Item