Ika, Lestari (2024) STRATEGI PELAYANAN KESEHATAN BERBASIS MASYARAKAT DAN KELUARGA DALAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS BONTOMANGAPE KABUPATEN TAKALAR. Masters thesis, Politeknik STIA LAN Makassar.
1.SAMPUL LUAR.pdf
Download (174kB)
3.HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (307kB)
5.SURAT PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (250kB)
7.ABSRACT.pdf
Download (102kB)
8.KATA PENGANTAR.pdf
Download (9kB)
9.DAFTAR ISI.pdf
Download (350kB)
12.BAB I PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB)
13.BAB II STUDI PUSTAKA.pdf
Download (67kB)
14.BAB III METODE PENILITIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (16kB)
15.BAB IV PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (262kB)
16.BAB V PENUTUP.pdf
Download (46kB)
17.DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (12kB)
18.LAMPIRAN DAN BIODATA.pdf
Download (24kB)
Abstract
Tuberkulosis (TB) masih dianggap sebagai epidemi global, termasuk di Indonesia, dengan peningkatan kasus dari 10 juta pada tahun
2020 menjadi 10,6 juta pada tahun 2022. Data jumlah Penyakit Tuberkulosis yang ditangani di Kabupaten Takalar di tahun 2021 sebanyak 1.714 kasus, di tahun 2022 dengan jumlah 2.312 kasus, dan di tahun 2023 per bulan November 2023 sebanyak 2.390 kasusUPT Puskesmas Bontomangape di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar menyelenggarakan program penanggulangan penyakit Tuberkulosis.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik melalui wawancara mendalam, melibatkan 16 orang sebagai informan.Data dikumpulkan dari proses dan hasil pelayanan penanggulangan TB di UPT Puskesmas Bontomangape menggunakan purposive sampling dan dianalisis dengan content analysis.
Hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa pelacakan dan pemeriksaan kasus TB di UPT Puskesmas Bontomangape dilakukan dengan pendekatan intensif berbasis masyarakat dan keluarga, termasuk kunjungan rumah oleh tim kesehatan. Pengobatan TB melibatkan dukungan keluarga, komunitas, dan tenaga kesehatan melalui penyuluhan, pendampingan minum obat, dan edukasi. Meski ada dukungan psikologis, sosial, dan ekonomi, koordinasi antar instansi masih perlu ditingkatkan. Tantangan seperti stigma dan diskriminasi memerlukan edukasi dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah desa dan komunitas diharapkan dapat mengatasi stigma. Pencatatan dan pelaporan kasus dilakukan dengan pendekatan ramah pasien, termasuk pelacakan aktif pasien yang mangkir sesuai Perpres RI Nomor 67 Tahun 2021.
.
Kata kunci: Tuberkulosis, berbasis masyarakat, puskesmas
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Tesis > 2024 Tesis |
| Depositing User: | Teknologi Informasi |
| Date Deposited: | 06 Nov 2024 02:13 |
| Last Modified: | 06 Nov 2024 02:13 |
| URI: | https://eprints.stialanmakassar.ac.id/id/eprint/2197 |

