Muh.Bagus Nugroho Esa Putra, M (2025) OPTIMALISASI JAM OPERASIONAL KENDARAAN BERAT UNTUK MENGURANGI KEMACETAN DI JEMBATAN BAROMBONG. Perpustakaan Politeknik STIA LAN Makassar.
1.SAMPUL LUAR.pdf
Download (152kB)
3.HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (242kB)
4.HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (249kB)
5.SURAT PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (213kB)
7.ABSTRACT.pdf
Download (339kB)
8.KATA PENGANTAR.pdf
Download (42kB)
9.DAFTAR ISI.pdf
Download (183kB)
10.DAFTAR TABEL.pdf
Download (145kB)
11.DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (147kB)
12.DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (146kB)
13.BAB I PENDAHULUAN.pdf
Download (443kB)
14.BAB II STUDI PUSTAKA.pdf
Download (236kB)
15.BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (74kB)
16.BAB IV PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (318kB)
17.BAB V PENUTUP.pdf
Download (73kB)
18.DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (106kB)
19.LAMPIRAN DAN BIODATA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (815kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat dalam menangani kemacetan di Jembatan Barombong yang disebabkan oleh tingginya volume kendaraan berat. Jembatan Barombong, sebagai penghubung utama antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, sering mengalami kemacetan terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Permasalahan ini menimbulkan dampak signifikan terhadap kelancaran aktivitas masyarakat, sehingga diperlukan solusi strategis berupa optimalisasi jam operasional kendaraan berat untuk mengurangi kemacetan.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dari dua sumber, yaitu data primer melalui wawancara dengan pihak Dinas Perhubungan Kota Makassar, aparat kepolisian, masyarakat setempat, sopir kendaraan berat, serta pengguna jembatan; dan data sekunder yang diperoleh dari jurnal, artikel, dan dokumen resmi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumen, sedangkan validasi data dilakukan dengan metode triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis dilakukan dengan model implementasi Van Meter dan Van Horn untuk menilai faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan kebijakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemacetan di Jembatan Barombong dipicu oleh tingginya jumlah kendaraan berat pada jam sibuk, minimnya pengaturan operasional kendaraan berat, serta keterbatasan kapasitas infrastruktur jembatan. Rekomendasi kebijakan yang diajukan adalah pembatasan jam operasional kendaraan berat di luar jam sibuk, peningkatan pengawasan dan penegakan peraturan, serta percepatan rencana pembangunan jembatan baru. Implementasi kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi tingkat kemacetan dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Katakunci: Jembatan Barombong, kemacetan lalu lintas, kendaraan berat
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Skripsi > Skripsi Administrasi Pembangunan Negara > 2025 Skripsi > Skripsi Administrasi Pembangunan Negara Administrasi Pembangunan Negara Skripsi |
| Depositing User: | Teknologi Informasi |
| Date Deposited: | 29 Aug 2025 02:31 |
| Last Modified: | 29 Aug 2025 02:31 |
| URI: | https://eprints.stialanmakassar.ac.id/id/eprint/2405 |

