Nurul Fathimah Az-Zahrah, N (2025) NASKAH AKADEMIK RANCANGAN PERATURAN DAERAH TENTANG PEMAJUAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MAROS. Perpustakaan Politeknik STIA LAN Makassar.
1.SAMPUL LUAR.pdf
Download (137kB)
3.HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (150kB)
4.HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (239kB)
5.SURAT PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (264kB)
7.ABSTRACT.pdf
Download (443kB)
8.KATA PENGANTAR.pdf
Download (83kB)
9.DAFTAR ISI.pdf
Download (95kB)
10.DAFTAR TABEL.pdf
Download (141kB)
11.DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (141kB)
12.DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (140kB)
13.BAB I PENDAHULUAN.pdf
Download (220kB)
14.BAB II STUDU PUSTAKA.pdf
Download (450kB)
15.BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (148kB)
16.BAB IV PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (92kB)
17.BAB V PENUTUP.pdf
Download (129kB)
18.DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (85kB)
19.LAMPIRAN DAN BIODATA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Kabupaten Maros memiliki potensi budaya yang kaya dan beragam, namun pemanfaatan dan pengembangannya masih belum optimal sehingga berdampak pada partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya lokal. Pemajuan kebudayaan di Kabupaten Maros menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah kurangnya integrasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia pendidikan dalam mendukung pelestarian budaya daerah. Pemajuan kebudayaan merupakan salah satu upaya strategis yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam menjaga identitas budaya lokal serta memperkuat budaya masyarakat dan memanfaatkan dan mengembangkan budaya lokal. Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan akses terhadap warisan budaya, serta dilibatkan dalam proses pemanfaatan dan pengembangannya bersama pemerintah, komunitas, swasta, dan pemangku kepentingan lainnya.
Mewujudkan hal tersebut, maka skripsi ini bertujuan untuk melihat integrasi aspek pengembangan dan pemanfaatan Pemajuan Kebudayaan Kabupaten Maros sebagai dasar dalam merancang kebijakan publik. Dalam penelitian ini digunakan metode yuridis normatif dan empiris dengan melakukan studi kepustakaan, studi literatur, serta wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait, baik dari pemerintah, masyarakat adat, komunitas budaya, hingga pelaku pendidikan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyusun naskah akademik ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, serta memperhatikan efektivitas kebijakan dari aspek pemanfaatan dan pengembangan. Selain itu, dalam hasil penelitian ini menyarankan penyusunan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemajuan Kebudayaan, yang perlu memuat arah pengaturan, ruang lingkup materi muatan, serta strategi implementasi yang menggunakan pendekatan collaborative governance.
Kata Kunci: Pemajuan Kebudayaan, Identitas Budaya, Kolaboratif
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Skripsi > Skripsi Administrasi Pembangunan Negara > 2025 Skripsi |
| Depositing User: | Teknologi Informasi |
| Date Deposited: | 29 Aug 2025 03:09 |
| Last Modified: | 29 Aug 2025 03:09 |
| URI: | https://eprints.stialanmakassar.ac.id/id/eprint/2408 |

