Harnanelly, Hading (2023) ANALISIS PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT TERHADAP PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT MAKASSAR. Masters thesis, Politeknik STIA LAN Makassar.
01. SAMPUL LUAR.pdf
Download (55kB)
03. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (70kB)
05. SURAT PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (65kB)
08. ABSTRACT.pdf
Download (104kB)
06. KATA PENGANTAR.pdf
Download (82kB)
09. DAFTAR ISI.pdf
Download (32kB)
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf
Download (70kB)
13. BAB II STUDI PUSTAKA.pdf
Download (168kB)
14. BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (35kB)
15. BAB IV HASIL PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (240kB)
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (88kB)
18. LAMPIRAN DAN BIODATA.pdf
Download (1MB)
Abstract
Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan dunia. Kementerian Kesehatan mencatat 443.235 kasus TB yang ditemukan dan diobati di Indonesia pada tahun 2021. Di Kota Makassar berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kota Makassar, penderita TB pada tahun 2019 mencapai 5.412 kasus, kemudian pada tahun 2020 kasus mengalami penurunan 3.250 kasus dan pada tahun 2021 melonjak menjadi 3.911 kasus. Pada level nasional, berbagai upaya dilakukan untuk mengendalikan penyakit ini, diantaranya melalui program Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) yang merupakan rekomendasi dari WHO. Pengobatan ini memerlukan pengawasan ketat oleh Pengawas Menelan Obat (PMO) yang menjadi kunci utama pengobatan ini.Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pengawas Menelan Obat (PMO) pada pasien Tuberkulosis Paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (Indepth Interview) dan observasi terhadap 20 informan primer dan 2 informan sekunder. Analisis data menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian yang dilakukan ditemukan beberapa cara yang dilakukan PMO dalam mengawasi pasien TB menelan obat yaitu PMO mengawasi secara langsung, pasien secara mandiri menelan obat, serta PMO mengawasi melalui media komunikasi seperti telepon dan chat. Selanjutnya sebagai motivator ditemukan bahwa PMO memberikan motivasi secara langsung/tatap muka, pasien termotivasi dengan sendirinya, serta PMO menyampaikan motivasi melalui media komunikasi seperti telepon dan chat. Kemudian untuk pemeriksaan dahak ditemukan bahwa PMO menyampaikan secara lisan, dilakukan secara mandiri oleh pasien, serta PMO menyampaikan melalui telepon. Serta untuk memberikan penyuluhan kepada pasien TB ditemukan bahwa PMO memberikan penyuluhan secara langsung dan tidak langsung.
Kata kunci : Tuberkulosis, pengawas menelan obat,resisten
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Tesis > 2023 Tesis |
| Depositing User: | Teknologi Informasi |
| Date Deposited: | 12 Aug 2024 02:11 |
| Last Modified: | 12 Aug 2024 02:11 |
| URI: | https://eprints.stialanmakassar.ac.id/id/eprint/622 |

