Warham (2023) OPTIMALISASI KOLABORASI PENTAHELIX DALAM PENANGANAN BENCANA ALAM DI PROVINSI SULAWESI SELATAN. Masters thesis, Politeknik STIA LAN Makassar.
1. SAMPUL LUAR.pdf
Download (169kB)
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (647kB)
3. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (170kB)
4. SURAT PERNYATAAN.pdf
Download (311kB)
6. ABSTRACT.pdf
Download (153kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (146kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (149kB)
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf
Download (416kB)
12. BAB II STUDI PUSTAKA.pdf
Download (701kB)
13. BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (254kB)
14. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (156kB)
17. LAMPIRAN DAN BIODATA.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pencegahan dan penanganan bencana alam, tidak bisa dilakukan oleh satu pihak. Masyakarat Indonesia perlu bergotong-royong untuk saling berkolaborasi. Konsep itulah yang dinamakan kolaborasi pentahelix atau multipihak. Pentahelix menggabungkan pemerintah, masyarakat/komunitas, media, akademisi, dan badan usaha sebagai usaha untuk mengatasi masalah dan mengembangkan program dengan melibatkan lintas sektor untuk saling berbagi peran. Untuk itu, dibutuhkan kerangka kebijakan dan kerangka kerja yang mencakup para pihak agar turut serta berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan budaya aman terhadap bencana di Provinsi Sulawesi Selatan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kolaborasi BPBD Provinsi Sulawesi Selatan dengan unsur Pentahelix kebencanaan yang dikaitkan dengan teori kolaborasi pentahelix yang mana menurut Schottle, Haghsheno dan Gehbauer membagi beberapa faktor yang mempengaruhi kolabarasi yaitu Komunikasi, Komitmen dan Pertukaran Informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan meliputi wawancara, observasi dan telaah dokumen. Untuk menggali informasi terhadap penelitian ini, maka peneliti melakukan wawancara langsung terhadap sepuluh informan yang dianggap dapat memberikan informasi terkait penerapan kolaborasi pentahelix.
Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah yang mewakili setiap unsur Pentehelix itu sendiri meliputi unsur Pemerintah, unsur dunia usaha, unsur akademisi, unsur masyarakat dan unsur media. Hasil penelitian terkait kolaborasi pentahelix dalam penanganan bencana di Sulawesi Selatan masih terdapat kekurangan baik dari aspek komunikasi, aspek komitmen dan aspek pertukaran informasi sehingga diperlukan upaya perbaikan agar setiap aspek dapat berjalan optimal dan menerapkan prinsip kolaboratif.
Kata kunci : Optimalisasi, Kolaborasi, Pentahelix, Bencana, Manajemen
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Tesis > 2023 Tesis |
| Depositing User: | Teknologi Informasi |
| Date Deposited: | 12 Aug 2024 05:24 |
| Last Modified: | 12 Aug 2024 05:24 |
| URI: | https://eprints.stialanmakassar.ac.id/id/eprint/669 |

