Yusuf, Yusuf (2024) PROFESIONALISME APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAKSANAAN TUGAS HUMAS DAN PROTOKOL PADA BAGIAN PERSIDANGAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN DI SEKRETARIAT DPRD PROVINSI SULAWESI BARAT. Masters thesis, Politeknik STIA LAN Makassar.
1.SAMPUL LUAR.pdf
Download (101kB)
3.HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (35kB)
4.HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (39kB)
5.SURAT PERNYTAAN KEASLIAN.pdf
Download (31kB)
7.ABSTRACT.pdf
Download (102kB)
8.KATA PENGANTAR.pdf
Download (10kB)
9.DAFTAR ISI.pdf
Download (135kB)
10.DAFTAR TABEL.pdf
Download (68kB)
11.DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (76kB)
12.BAB I PENDAHULUAN.pdf
Download (43kB)
13.BAB II STUDI PUSTAKA.pdf
Download (97kB)
14.BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (30kB)
15.BAB IV PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
16.BAB V PENUTUP.pdf
Download (20kB)
17.DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (15kB)
18.LAMPIRAN DAN BIODATA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (158kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi profesionalisme Aparatur Sipil
Negara (ASN) dalam pelaksanaan tugas Humas dan Protokol di Bagian
Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi
Barat. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
pada Pasal 192 ayat 1 menegaskan peran Sekretariat DPRD dalam mendukung
tugas legislatur. Namun, berdasarkan pra-penelitian, ditemukan bahwa ASN di
bagian Humas dan Protokol menunjukkan berbagai masalah seperti kurangnya
kompetensi teknis, keterlambatan pelaksanaan tugas, kurangnya pemahaman
terhadap regulasi, serta lemahnya kedisiplinan dan koordinasi.
Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengacu
pada tiga konsep kunci yang diusulkan oleh Siagian (2006), yaitu kreativitas,
inovasi, dan responsivitas, sebagai landasan untuk meningkatkan kinerja ASN.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kurangnya pelatihan khusus,
pemanfaatan teknologi yang terbatas, dan budaya kerja yang tidak disiplin
menghambat efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas Humas dan Protokol.
ASN yang tidak profesional cenderung memberikan informasi yang tidak akurat,
menghambat proses komunikasi, dan mengutamakan kepentingan pribadi, yang
pada akhirnya berdampak negatif pada pelayanan publik.
Sebagai kesimpulan, untuk meningkatkan profesionalisme ASN, perlu
dilakukan perbaikan melalui pelatihan yang berkelanjutan, peningkatan
pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan etos kerja dan koordinasi
antarbagian di Sekretariat DPRD. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
rekomendasi bagi upaya peningkatan kinerja ASN di instansi pemerintah.
Kata Kunci: Profesionalisme ASN, Humas dan Protokol, Sekretariat DPRD,
Kinerja Organisasi, Inovasi, Kreativitas, Responsivitas.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Tesis > 2024 |
| Depositing User: | Teknologi Informasi |
| Date Deposited: | 03 Feb 2025 02:38 |
| Last Modified: | 03 Feb 2025 02:38 |
| URI: | https://eprints.stialanmakassar.ac.id/id/eprint/2311 |

